Bahaya Operasi Kista - Efek Samping Operasi Kista

Bahaya Operasi Kista Yang Harus Diwaspadai Wanita - Gejalakista.net,- Salah satu pengobatan kista yang paling digemari adalah melakukan operasi pengangkatan, selain caranya yang instan juga bisa sembuh dalam waktu yang cepat. Namun apakah operasi kista baik bagi tubuh ? apakah tidak ada efek samping yang akan di alami setelahnya ? ternyata selain mempunyai harganya yang sangat mahal yaitu antara 11 juta sampai 25juta (tergantung keganasan dan susahnya kista), operasi kista juga memiliki bahaya yang sangat tinggi, diantaranya adalah:

bahaya operasi kistaBahaya Operasi Kista Waspadalah Para Wanita

  1. Terjadinya peningkatan kadar horomon yang dapat merangsang folikel ovarium untuk bekerja sebelum pada waktunya Folikel Stimulating hormonone (FSH). Jika pada folikel ovarium memiliki kadar Hormon yang terlalu banyak maka akan membuat ovarium kurang responsif.
  2. Akar tumor tidakbenar-benar mati. Setelah melakukan operasi pengangkatan benjolan kista, biasanya dokter akan melakukan aktivitas CA 125, untuk memantau apakah terjadi pertumbuhan sel abnormal dari sel awal kista atau tidak. Seringkali proses ini diabaikan oleh para pasien karena malas datang kerumah sakit. Jika pasien sudah rajin datang ke RS kendala lain adalah kecermatan dokter, jika dokter kurang cermat maka pasien akan tenang tenang saja, padahal sel abnormal penyebab kista sedang tumbuh, tapi ia tidak menyadarinya.
  3. Komplikasi pada penyakit lain. Karena sel ini sulit sekali di bunuh sampai ke akar-akarnya, hal yang terjadi lainnya adalah terjadi komplikasi penyakit pada bagian tubuh yang lainnya sepeti adhesi, luka pada rektum dan terjadi gangguan pada kandung kemih,
  4. Hasil dari sayatan yang kurang terampil maka akn meninggalkan luka yang menganga, jika hal ini tidka segera ditangani maka akan menimbulkan infeksi yang mengakibatkan bakteri lainnya masuk dan menyebabkan penyakit lain.
  5. Jika melakukan operasi semasa hamil, jika operasi ketika hamil akan mengakibatkan luka operasi akan terbuka kembali ketika melahirkan. Luka ini jika tidak diketahui oleh dokter maka akan dibiarkan menganga begitu saja tanpa adanya penanganan lebih lanjut.
  6. Jika prose operasi pada saat menyusui akan mengakibatkan asi tidak keluar. Operasi yang dilakukan setelah melahirkan akan menyebabkan produksi ASI akan terhambat, terlebih lagi jika kista yang dioperasi merupakan kista payudara.
  7. Kista Pecah, kista yang pecah pada saat operasi akan menyebabkan pendarahan internal, cairan ini akan menyebar ke organ tubuh lainnya, jika tidak dibersihkan akan menyebabkan infeksi, dan sel tumor dari kista yang pecah tadi akan tumbuh pada organ lain. Kista pecah ini merupakan salah satu bahaya yang sangat di takuti oleh dokter, makanya ketika dokter akan melakukan operasi pasien terus ditanya tentang resiko kesiapan menanggung resiko ini
  8. Mengalami Torsi Ovarium. Torsi ovarium adalah perpindahan posisi yang diakibatkan oleh kista yang semakin membesar sehingga sedikit demi sedikit mengganjal ovarium. Jika hal ini terjadi bukan hanya berbahaya bagai posisi bayi, namun akan menyebabkan sakit yang sangat tinggi. Kabar buruknya Perpindahan ini sulit bahkan tidak akan bisa kembali jika mengalami operasi.

Teruslah berdo’a kepada Alloh S.W.T, teruslah membaca al-Qu’an maka akan diberikan kesembuhan Aamiin.