Gejala Kanker Vagina Waspadalah Para Wanita

Gejala Kanker Vagina dan Faktor Resikonya - Gejalakista.net,- Kanker vagina merupakan salah satu jenis kanker yang cukup langka. Kanker yang menyerang vagina ini pun tediri dari dua jenis. Jenis pertama merupakan kanker vagina sekunder yang muncul pertama kali dibagian tubuh lain dan menyebar hingga ke vagina. Sementara jenis kedua, kanker vagina primer merupakan kanker yang tumbuh pertama kali di vagina.

gejala kanker vaginaGejala Kanker Vagina Waspadalah Para Wanita

Gejala kanker vagina terbilang cukup berbahaya karena kanker ini bisa muncul tanpa menimbukan tanda atau gejala. Oleh sebab itulah pemeriksaan vagina (pap smear) perlu dilakukan setiap tiga tahun sekali, terutama jika Anda berusia antara 25 hingga 49 tahun. Sementara itu, mereka yang berusia 50 hingga 64 tahun sebaiknya melakukan pap smear sebanyak 5 tahun sekali.

Selain itu, ada beberapa gejala kanker vagina secara umum yang perlu Anda waspadai.

  • Muncul benjolan pada vagina
  • Vagina terasa gatal
  • Keluar carian keputihan yang mengandung darah dari vagina
  • Terjadi pendarahan di luar siklus menstruasi. Pendarahan juga bisa terjadi setelah berhubungan seks
  • Vagina terasa nyeri, baik setelah buang air kecil ataupun berhubungan intim
  • Konstipasi
  • Terdapat darah di dalam urin
  • Sering buang air kecil
  • Rongga panggul terasa nyeri

Faktor Risiko Gejala Kanker Vagina

Saat ini penyebab dari kanker vagina memang tidak diketahui. Meski demikian, ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkan seseorang lebih rentan terserang kanker yang menyerang organ intim ini, seperti :

  • Terserang virus HPV (human papilloma virus)
  • Terserang virus HIV (human immunodeficiency virus)
  • Memiliki sel abnormal di vagina
  • Perokok aktif
  • Pertama kali berhubungan seks pada usia muda
  • Pernah terserang kanker di organ reproduksi
  • Sering berganti-ganti pasangan

Diagnosis Kanker Vagina

Diagnosis kanker vagina akan dilakukan dengan cara menanyakan tanda dan gejala yang dirasakan oleh pasien. Setelah itu, dokter pun akan melakukan pemeriksaan fisik pada bagian dalam dan luar vagina pasien. Jika ditemukan pembengkakan yang tidak normal, maka akan dilakukan langkah lebih lanjut untuk mengobati kanker tersebut.

Selain itu, sejumlah pemeriksaan juga akan dilakukan untuk mendiagnosis kanker vagina, seperti :

  • Tes darah

Test ini digunakan untuk memastikan bahwa tidak terdapat infeksi pada vagina pasien.  

  • Pap test atau pap smear

Pap test atau pap smear merupakan test yang digunakan untuk memeriksakan keadaan sel-sel yang terdapat di vagina dan leher rahim.

  • Kolposkopi dan biopsi

Pemeriksaan kolposkopi dan biopsi akan menggunakan instrumen khusus yang dapat membantu dokter untuk mengetahui kondisi vagina secara lebih detail. Nantinya jika terdapat jaringan yang dicurigai sebagai jaringan kanker, maka jaringan tersebut akan diambil sebagai sample dan dikirim ke laboratorium. 

  • Tes pencitraan

Tes pencitraan seperti PET, CT scan, MRI dan sinar-X dilakukan untuk melihat perkembangan dan penyebaran sel kanker.