Gejala Miom, Faktor Resiko dan Jenis-jenis Miom

Gejala Miom dan Penyebabnya - Gejalaksita.net,- Miom merupakan pertumbuhan sel tumor yang terjadi di dalam dan di sekitar rahim. Sel yang tumbuh pada kondisi yang juga dikenal dengan nama leiomioma, uteri fibroid dan mioma ini umumnya tidak bersifat kanker.

gejala miomGejala Miom Yang Harus Diwaspadai

Sebagian besar wanita memiliki miom. Meski demikian, kebanyakan dari mereka tidak menyadari bahwa mereka mengalami pertumbuhan sel abnormal di dalam rahimnya. Ini karena miom umumnya menimbulkan gejala yang samar sehingga sering diabaikan. Setidaknya ada sejumlah gejala yang akan muncul saat seorang wanita menderita miom, gejala miom tersebut adalah :

  • Masa menstruasi yang terasa menyakitkan
  • Timbul rasa nyeri di bagian punggung bawah
  • Terkadang perut juga akan terasa sakit
  • Sering buang air kecil
  • Merasakan sakit dan tidak nyaman saat berhubungan seksual
  • Konstipasi
  • Mandul
  • Keguguran
  • Bermasalah pada masa kehamilan

Miom sendiri memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari yang sekecil biji hingga yang ukurannya mampu membuat rahim membesar. Selain itu, miom juga terdiri dari beberapa jenis yang dibedakan berdasarkan dimana letak tumbuhnya. Jenis-jenis miom tersebut adalah :

  • Fibroid intramural

Fibroid intramural merupakan miom yang tumbuh di jaringan otot rahim

  • Fibroid subserous

Miom jenis ini tumbuh di bagian luar dinding rahim dan dapat tumbuh hingga berukuran sangat besar.

  • Fibroid submucous

Fibroid submucous merupakan kebalikan dari fibroid subserous, yaitu tumbuh di bagian dalam dinding rahim. Miom ini terbilang berbahaya karena dapat menyebabkan pendarahan parah ketika menstruasi dan menimbukan komplikasi yang serius.

  • Fibroid pedunculated

Jenis terakhir, yaitu fibroid pedunculated dapat tumbuh di batang kecil yang terdapat di luar atau di dalam rahim.

Penyebab Munculnya Gejala Miom

Penyebab munculnya gejala miom sendiri masih belum diketahui. Tetapi diperkirakan bahwa kondisi tersebut memiliki keterkaitan yang erat dengan homon estrogen. Umumnya miom muncul di dalam tubuh wanita yang berusia sekitar 16-50 tahun ketika kadar estrogrennya sedang sangat tinggi.

Sementara itu setelah wanita mengalami menopause, miom yang terdapat di dalam tubuhnya pun akan menyusut. Ini terjadi karena penurunan kadar estrogen.

Faktor Resiko Gejala Miom

Ada sejumlah faktor resiko yang dapat menyebabkan munculnya miom, yaitu :

  • Obesitas

Umumnya miom lebih banyak muncul pada wanita yagn memiliki masalah berat badan. Berat badan yang meningkat membuat hormon estrogennya juga semakin tinggi.

  • Faktor keturunan

Wanita yang memiliki soudara atau ibu yang pernah terserang miom juga memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami kondisi tersebut.

Selain dua faktor di atas, terdapat pula faktor lain yang juga dipercaya mampu meningkatkan resiko munculnya miom di dalam tubuh seseorang, yaitu :

  • Mengalami menstruasi yang terlalu dini
  • Terlalu banyak mengonsumsi daging merah
  • Jarang mengonsumasi sayuran dan buah-buahan
  • Kebiasaan mengkonsumsi alkohol

Umumnya risiko wanita teresang gejala miom akan menurun setelah wanita tersebut melahirkan seorang anak.