Kista Folikuler - Faktor Penyebab dan Gejalanya

Kista Folikuler, Penyebab dan Gejalanya - Gejalakista.net,- Kista folikuler merupakan salah satu tumor jinak yang memperngaruhi fungsional tubuh wanita. Biasanya Kista folikuler terjadi pada saat menstruasi. Penyakit ini terbentuk secara normal atau fisiolegik oleh rahim wanita itu sendiri. Tumor jinak folikuler ini akan hilang dalam jangka waktu 2 sampai 3 kali siklus haid. Karena ukurannya yang kecil, kista ini sering kali tidak disadari oleh para penderitanya, sebab sama sekali hampir tidak menyebabkan gejala apapun.

kista forikulerKista Folikuler - Penyebab, Gejala dan Pengobatannya

Penjelasan ilmiahnya adala, pada saat menstruasi produksi LH (Lutenizing Hormon) biasanya akan naik, namun jika tidak meningkat akan menyebabkan folikel menjadi pecah, jadinya telur yang matang dan siap di buahi akan menumpuk dan terbentuklah kista. Itulah mengapa penyakit ini banyak diderita oleh mereka yang tidak menikah, atau ikut program KB.

Faktor-faktor faktor penyebab Kista folikuler. Ada berbagai faktor penyebab bertumbuhnya sel folikuler pada rahim wanita, diantaranya adalah riwayat kista ovarium, jika kista sudah membesar nantinya akan mengalami sakit perut, sehingga untuk mengobatinya adalah dengan cara melakukan operasi pengangkatan, efek samping dari operasi ini adalah, kistas bisa datang kembali. Selain riwayat terdahulu kista juga bisa disebabkan oleh adanya siklus haid yang tidak teratur, bisa sebab minum pil kb, stress, ataupun kecapean.

Menstruasi dini bisa mengakibatkan Kista folikuler, sebab semakin lama rahim tidak dibuahi maka akan ririsiko pasien mengalami Kista folikuler akan semakin tinggi, terutama jika pasien juga  adalah seorang penderita hipotiroid, dan faktor penyebab Kista folikuler yang terakhir adalah komplikasi dari penyakit kanker payudara yang sudah melakukan kemoterapi (tamoxifen) efek samping yang biasa ditimbulkan dari pengobatan kanker dengan cara ini adalah pasien beresiko tinggi terserang Kista folikuler.

Gejala Kista Folikuler

Gejala yang sering muncul adalah, perut mengalami kram secara mendadak, mengakibatkan siklus hadi tidak normal, perut bagian bawah menajdi sakit, rasa sakit yang ditimbulkan biasanya seperti ada bagian tubuh yang menekan, tekanan ini disebabkan oleh sel tumor Kista folikuler yang sudah berubah menjadi benjolan. Setelah melakukan hubungan istri panggul akan merasakan sakit yang tidak tertahankan. Dan gejala yang terakhir adalah pasien mengalami nyeri pada vagina, rasa ini biasanya disertai dengan munculnya cairan berupa flek bercampur darah melalui vagina.

Diagnosis yang biasanya dilakukan adalah dengan cara melakukan pemersikaan ultrasonografi atau USG, baik abdomen atau transvaginal, screening, dan pemeriksaan urine / darah. Setelah diketahui adanya kista pada tubuh, alangkah baiknya pasien segera melakukan pencegahan agar bisa menghambat bertumbuhnya sel liar di foliker rahim. Pencegahan yang bisa anda lakukan adalah dengan melakukan pola hidup yang sehat dan asupan nutrisi yang baik. Jika Kista folikuler sudah pada tahap serius maka segeralah lakukan pengobatan secara medis, biasanya pengobatan yang disarankan oleh dokter adalah dengan melakukan observasi atau minum obat khsusu. Selain medis modern anda juga bisa melakukan pengobatan tradisional.