Kista Saat Hamil Apakah Berbahaya? Ini Yang Harus Anda Lakukan

Kista Saat Hamil - Gejalakista.net,- Pada saat hamil, selain seorang ibu merasa letih, lelah momok yang paling menakutkan adalah terjadinya kista. Pada saat hamil kista yang sering muncul adalah kista jenis corpus luteal cyst atau bahasa Indonesianya kista korpus luteus. Yaitu terjadinya pembengkakan pada ovarium, isi dari kista ini berisi cairan dan ukurannya kecil.

kista saat hamil

Kista Saat Hamil Apakah Berbahaya?

Pada saat hamil, awalnya kista tidak membahayakan. Karena normalnya kista terjadi pada saat adanya peleburan sel telur yang telah berhasil di buahi oleh sel sperma. karena adanya peleburan ini menjadikan oavirum kosong, sehingga hormon human chorionic gonadotropin menumpuk dan berubahlah menjadi kista.

Ukuran kista biasanya kecil dan kalau besar hanya sebesar bola golf. Kista yang terjadi pada saat kehamilan dibedakan menjadi dua yaitu kista fisiologi (terjadi secara alami) dan kista patologis (terjadi secara abnormal)  kista abnormala yang harus diwaspadi, sebab bisa mengalami keguguran.

Kista yang berbahaya bagi kesehatan ibu hamil adalah jika ada perubahan sel tumor. Sel ini bisa mengakibatkan keguguran, jika kista berkembang pada saat janin sudah mau dewasa maka akan mengakibatkan kecacatan fisik si bayi. Biasanya kista yang berbahaya ukurannya memiliki diameter sebesar 15 persen dan berasal dari rongga panggul.

Selain dapat menyebabkan keguguran kista ini juga dapat menyebabkan torsi ovarium. Yaitu perubahan posisi abnormal, yang meskipun bayi sehat, akan tetapi dapat mengakibatkan kesulitan waktu melahirkan, sebab posisi bayi sudah berubah tidak dalam keadaan siap untuk dilahirkan secara normal. Biasanya dokter akan melakukan operasi ceaser, dan harga untuk operasi ini sangat mahal.

Gejala yang dapat timbul adalah anda mengalami nyeri pada perut bagian bawah, mengalami demam ringan, mual-mual, bahkan sampai muntah. Jika muntah yang diakibatkan oleh pecahnya kista maka anda akan mengalami muntah dengan rasa perut yang sangat sakit disertai dengan keluarnya cairan darah atau nanah, kebanyakan ibu akan merasa panik, disangkanya mengalami keguguran.

Gejala yang timbul (mual dan muntah) mirip dengan adanya ruptur ektopik (hamil di luar kandungan) yaitu ketika janin tumbuh bukan pada rahim, sehingga akan membahayakan janjin. Bisa menghambat pertumbuhan janin sampai terjadinya oburtus (kematian janin di dalam rahim). Jika hal ini terdeteksi pada awal kematian maka akan dilakukan operasi pengangkatan pada trisemester pertama kehamilan, agar bayi tidak mengalami abortus yang spontan.

Pencegahan yang bisa anda lakukan adalah dengan melakukan pemeriksaan secara rutin. Jika mengalami masalah dan gejala yang tidak biasanya, meskipun itu hal sepele segeralah konsultasikan, terutama pada masa kehamilan muda, biasanya kista ini berbentuk seperti corpus lutem, jika segera ditangani dapat terselamatkan. Namun jika sudah menjadi tumor yang jahat maka akan sangat membahayakan bagi kesehatan ibu dan janin dikemudian hari.

Selain dengan pemeriksaan yang rutin, hindarilah juga makan makanan yang kurang sehat (junkfood, dan instan), stress, beban kerja yang tinggi, mengalami kekerasan, dan mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung toksik tinggi. Kami sarankan anda ketika hamil untuk banyak membaca dan mendengarkan lantunan ayat suci al-Qur’an. Hindarilah menyetel musik terutama musik klasik dan nonton Tv, sebab itu tidak baik untuk perkembangan janin anda.